PAK SODIKIN WEB RGB

Dosen dan Pak Sodikin

Jurusan Pendidikan IPS Online – Sodikin (kelima dari kanan) dosen geografi pada jurusan pendidikan IPS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan juga pembina dari Tim Geographic Information System and Remote Sensing UIN Jakarta pada tanggal 15 Mei 2018 berhasil menyandang gelar doktor pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan setelah melaksanakan ujian sidang promosi di Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB). Pria kelahiran Indramayu 22 Februari 1987 ini juga termasuk salah satu aktivis dan pengamat lingkungan di Kabupaten Indramayu, hampir seluruh riset penelitianya terkait dengen ekosistem  mangrove begitu pula penelitian saat menempuh pendidikan sarjana maupun magister risetnya terkait dengan eksosistem mangrove. Dalam kesehariannya beliau mengampu mata kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup, remote sensing, dan Sistem Informasi Geografi. Pada hari selasa tepatnya tanggal 15 Mei 2018 sodikin dinyatakan lulus setelah mempertahankan disertasinya dengan Judul “ Permodelan Spasial Dinamis Perubahan Mangrove dan Strategi rehabilitasinya di Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat” penelitian dilakukan untuk mengetahui secara spasial perubahan mangrove di Kabupaten Indramayu dan faktor-faktor yang mempengaruhi deforestasi mangrove di Kabupaten Indramayu serta menetukan strategi rehabilitasi yang tepat untuk dilakukan di Kabupaten Indramayu. Berdasarkan hasil penelitiannya deforestasi mangrove di Kabupaten Indramayu dari tahun 1989 sampai dengan 2015 tergolong cukup tinggi, adapun fakto tertinggi yang mempengaruhi deforestasi mangrove di Kabupaten Indramayu adalah adanya konversi lahan mangrove menjadi peruntukan lain terutama untuk lahan tambak. Terdapat 3 strategi rehabilitasi mangrove di Kabupaten Indramayu dapat di urutan berdasarkan ranking  dari bobot masing-masing faktor, sebagai berikut: pertama adalah menciptakan kerjasama masyarakat, LSM, dan pemerintah untuk  merencanakan pengelolaan dan rehabilitasi mangrove, kedua melaksanakan kebijakan pola tambak silvofishery, baik pada lahan   tambak masyarakat maupun lahan tambak milik Perhutani, ketiga Mengadakan sosialisasi terkait pentingnya pelestarian mangrove untuk keseimbangan kawasan pesisir. Adapun arahan jenis mangrove yang sesuai untuk di tanam di pesisir Indramayu, terdapat lima jenis mangrove yaitu Avicennia sp., Bruguiera sp., Nypa fruticans, Rhizophora sp., dan Sonneratia sp.